News

Tim Penanggulangan Bencana Sumenep Asesmen Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

05 Feb 2026 by Author
photo

SUMENEP, 4 Februari 2026 –  Tim Penanggulangan Bencana Kabupaten Sumenep bergerak cepat melakukan asesmen terhadap ratusan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.  

Asesmen dilakukan sebagai proses pendataan secara menyeluruh dengan mengacu pada standar operasional prosedur penilaian kerusakan rumah, mulai dari kategori rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat.

“Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Permukimhub, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Polres, Kodim, aparat kecamatan dan desa, turun langsung ke lapangan untuk mendata kondisi bangunan warga,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumenep Achmad Laili Maulidy kepada Media Center, Rabu (04/02/2026).

Pihaknya melakukan asesmen untuk memastikan data yang diperoleh benar-benar akurat dan bisa dipertanggung jawabkan, sebagai dasar penetapan tingkat kerusakan rumah warga terdampak bencana alam.  

Diharapkan dengan asesmen ini, upaya pemulihan pascabencana bisa berjalan secara terencana dan terkoordinasi, sehingga masyarakat terdampak kembali bisa menjalani aktivitas secara normal.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen mempercepat proses verifikasi dan validasi data, agar penanganan dilakukan secara tepat sasaran,” terangnya.

Berdasarkan data sementara, ratusan rumah yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang, yakni Kecamataan Pragaan sebanyak 178 rumah, Kecamatan Bluto 2 rumah rusak berat, dan Kecamantan Guluk-Guluk 8 rumah rusak.

Achmad Laili Maulidy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi situasi darurat, serta membangun kembali wilayah yang terdampak menjadi lebih tangguh terhadap bencana di masa mendatang.

“Masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, bahkan segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi bencana atau keadaan darurat lainnya,” pungkasnya. 

Scroll to Top