Jakarta, 08 September 2024- Suhu rata-rata global pada Agustus menurut Copernicus, menyamai rekor tertinggi bulan yang sama pada tahun lalu
Copernicus mengumumkan hal tersebut pada Jumat (6/9), dimana para pejabat di instansi Layanan Perubahan Iklim tersebut mengatakan bahwa suhu rata-rata global di Agustus mencapai 16,82 derajat celcius, angka yang sama yang dicapai pada Agustus 2023 dimana merupakan suhu tertinggi untuk bulan tersebut sejak pencatatan dimulai pada 1940, dilansir dari NHK News
Padahal dalam Perjanjian Paris 2015 - perjanjian internasional yang mengikat secara hukum tentang perubahan iklim yang diadopsi pada 12 Desember 2015- pembatasan peningkatan suhu rata-rata global adalah maksimal 1,5 derajat di atas tingkat pra industir, sementara Agustus tahun ini adalah 1,51 derajat
Lembaga tersebut juga menyampaikan bahwa serangkaian suhu tertinggi meningkatkan kemungkinan tahun 2024 menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat
Mereka juga menambahkan jika negara—negara dunia tidak beraksi segera maka peristiwa ekstrem terkait peningkatan suhu pada musim panas akan menjadi lebih intens, dengan konsekuensi yang lebih dahsyat bagi manusia dan bumi