SUMENEP, 4 Februari 2026 – Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (KPRI) Penerangan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Aula Penerangan Diskominfo Sumenep, Selasa (03/02/2026) Agenda tersebut menjadi forum evaluasi kinerja koperasi sekaligus pembahasan strategi peningkatan kesejahteraan anggota.
RAT dihadiri oleh 34 dari 43 anggota terdaftar, serta perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep Mohamad Bahar; perwakilan Pusat Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (PKPRI) Daya Karya Sumenep Zainal Abidin; dan Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep Indra Wahyudi selaku pembina koperasi.
Mohamad Bahar mengapresiasi pelaksanaan RAT yang dilakukan tepat waktu dan menegaskan bahwa RAT merupakan forum tertinggi dalam koperasi.
“RAT adalah kewajiban tahunan untuk mempertanggungjawabkan kinerja pengurus dan pengawas, sekaligus membahas laporan keuangan, rencana kerja, dan pembagian SHU sebagai wujud demokrasi koperasi,” ujarnya.
Zainal Abidin menekankan bahwa koperasi bukan sekedar tempat simpan pinjam, melainkan wadah kebersamaan untuk mencapai kesejahteraan bersama.
“Koperasi adalah perkumpulan orang-orang yang bersatu secara sukarela untuk mencapai tujuan ekonomi, sosial, dan budaya dengan asas kekeluargaan dan gotong royong,” katanya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep Indra Wahyudi menyampaikan bahwa keberadaan KPRI Penerangan Diskominfo memberikan manfaat nyata bagi anggota.
“Saya merasakan langsung manfaat koperasi ini. Ikatan kekeluargaan di Diskominfo sangat kuat, dan saya berharap PPPK dapat bergabung untuk memperkuat koperasi,” tuturnya.
Dalam laporan pertanggungjawaban pengurus, Ketua KPRI Penerangan Diskominfo H. Koesman Hadie menyampaikan bahwa Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2025 mengalami penurunan akibat berkurangnya omzet pinjaman dan masih adanya tunggakan anggota. Sebagai langkah antisipatif, pengurus membuka unit usaha pertokoan sembako yang mulai memberikan kontribusi positif terhadap kinerja koperasi.
Melalui RAT ini, Ia bersama pengurus menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola, mengembangkan unit usaha produktif, serta meningkatkan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan.