Gaza, Sabtu 06 Desember 2025- Majelis Umum PBB secara resmi mengadopsi resolusi yang memperbarui mandat bagi badan PBB untuk urusan pengungsi Palestina (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East/UNRWA)
Pada pemungutan suara yang diadakan pada hari Jumat (5/12), resolusi itu berhasil mendapat dukungan dari 151 anggota, 10 negara menentang, 14 lainnya memilih abstain. Hal tersebut menandakan dukungan yang luar biasa dari dunia internasional terhadap keberlanjutan UNRWA di tengah krisis finansial yang melanda PBB
Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini melalui X, menyambut gembira hasil tersebut. Ia menyatakan bahwa keputusan Majelis Umum PBB adalah cerminan solidaritas luas masyarakat dunia terhadap pengungsi Palestina
Lazzarini mendesak agar dukungan tidak hanya berhenti pada forum voting, namun harus segera diwujudkan dalam bentuk komitmen nyata dan disertai sumber daya yang memadai untuk memastikan mandat UNRWA berjalan dengan baik
Diketahui UNRWA tengah menghadapi krisis pendanaan yang parah semenjak Israel melancarkan tuduhan bahwa sejumlah staf badan tersebut terlibat langsung dalam serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023
Tuduhan tanpa bukti yang kuat itu sontak membuat beberapa negara penyumbang terbesar UNRWA, seperti Amerika Serikat (AS), menghentikan pendanaannya. Langkah tersebut otomatis melumpuhkan kemampuan UNRWA untuk menyediakan layanan dasar seperti pemberian makanan hingga pendidikan bagi warga di Jalur Gaza