News

Cuaca Ekstrem Mengintai, Khofifah–Basarnas Cek Langsung Kesiapan Penyeberangan Ketapang

31 Dec 2025 by Author
photo

BANYUWANGI, 30 DESEMBER 2025 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Safii meninjau kesiapan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Senin (29/12/2025).

Peninjauan difokuskan pada kelayakan armada kapal dan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem di jalur Ketapang–Gilimanuk.

Khofifah menegaskan keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun. Ia meminta seluruh pihak memastikan kesiapan operasional kapal, infrastruktur pelabuhan, serta mitigasi kondisi darurat agar penyeberangan Selat Bali berlangsung aman.

Berdasarkan data BMKG Juanda, Khofifah mengungkapkan potensi lonjakan curah hujan signifikan pada Januari 2026. Intensitas hujan diperkirakan meningkat hingga 58 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan Desember 2025 yang berada di kisaran 20 persen, dengan curah hujan Jawa Timur mencapai 300–400 mm.

Mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi, Pemprov Jawa Timur telah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak 5 Desember 2025. Selain langkah teknis, Khofifah juga mengimbau peningkatan kewaspadaan kolektif, termasuk melalui surat edaran agar perayaan pergantian tahun tidak dilakukan secara euforia.

Gubernur juga menyoroti potensi lonjakan wisatawan ke Jawa Timur selama Nataru, khususnya ke kawasan wisata bahari Banyuwangi. Ia mengingatkan pengelola wisata serta orang tua untuk meningkatkan pengawasan, mengingat tingginya risiko saat aktivitas pantai dan wisata air di tengah cuaca ekstrem.

Sementara itu, General Manager ASDP Ketapang Ardhy Ekapaty menyampaikan puncak arus penyeberangan terjadi pada 21–23 Desember dan 28–29 Desember.

ASDP menyiapkan 28 kapal pada kondisi normal, 30 kapal saat padat, hingga 32 kapal pada kondisi sangat padat, serta buffer zone di Ketapang dan Gilimanuk.

Kepala Basarnas Muhammad Safii memastikan pengamanan dan keselamatan angkutan Nataru di Jawa Timur berjalan optimal melalui koordinasi lintas sektor. “Sejauh ini tidak ada kejadian khusus. Sinergi antarinstansi terus kami siapkan agar respons cepat dilakukan bila dibutuhkan,” tegasnya.

Scroll to Top