News

Anlene OsteoWalk 10.000 Langkah 2025 Gerakkan Ribuan Warga Surabaya Lawan Osteoporosis

01 Dec 2025 by Author
photo

SURABAYA, 1 DESEMBER 2025 – Kesadaran masyarakat Surabaya untuk mencegah osteoporosis terus meningkat. Hal ini terlihat dari gelaran Anlene™ OsteoWalk 10.000 Langkah dan OsteoRun 5K di Plaza Surabaya yang berhasil menarik lebih dari 5.000 peserta dari berbagai usia.

Kegiatan ini juga sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Osteoporosis Nasional 2025.

Acara kolaborasi Anlene™ dan PEROSI ini merupakan bagian dari kampanye nasional yang digelar di tiga kota—Medan, Jakarta, dan Surabaya—dengan total lebih dari 22.000 peserta.

Peserta tidak hanya mengikuti jalan sehat dan lari 5K, tetapi juga memperoleh pemeriksaan kesehatan tulang gratis, edukasi kesehatan tulang–sendi–otot, serta diajak untuk bergerak aktif bersama keluarga, termasuk orang tua.

Data pemeriksaan tulang Anlene selama dua tahun terakhir menunjukkan fakta penting: lebih dari 60% warga Surabaya memiliki risiko osteoporosis.

Angka ini diambil dari lebih dari 50.000 pemeriksaan tulang yang dilakukan di kota ini, sejalan dengan data nasional bahwa dua dari lima penduduk Indonesia berisiko mengalami pengeroposan tulang.

Temuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat yang jarang berjalan kaki memiliki risiko osteoporosis 1,4 kali lebih tinggi dibanding yang rutin bergerak.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, mengapresiasi tingginya partisipasi warga Surabaya dan menilai kegiatan ini selaras dengan upaya pemerintah mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan osteoporosis.

“Lebih dari 60 persen warga Surabaya berisiko mengalami pengeroposan tulang. Karena itu, pencegahan harus terus ditingkatkan. Kami sangat mengapresiasi Anlene OsteoWalk 10.000 Langkah dan OsteoRun sebagai kegiatan yang mampu menggerakkan ribuan warga untuk hidup lebih aktif,” ujar Emil.

Ia mengajak warga Surabaya untuk membiasakan aktivitas fisik rutin dan pemenuhan nutrisi sebagai langkah sederhana namun efektif menjaga kekuatan tulang.

PEROSI: Osteoporosis Tidak Bergejala

Ketua PEROSI Surabaya, Dr. dr. Jongky Hendro Prajitno, Sp.PD, KEMD, FINASIM, menjelaskan bahwa osteoporosis kerap disebut silent disease karena berkembang tanpa gejala.

“Tulang dapat melemah tanpa disadari. Karena itu, deteksi dini dan edukasi berkelanjutan sangat penting. Pencegahan sejak dini dapat menjaga kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

Ia mendorong masyarakat Surabaya untuk lebih memperhatikan asupan nutrisi seperti kalsium, vitamin D, protein, dan kolagen serta melakukan pemeriksaan tulang secara berkala.

President Director Fonterra Brands Indonesia, Yauwanan Wigneswaran, menegaskan komitmen Anlene yang selama dua dekade terus mengkampanyekan pentingnya pencegahan osteoporosis.

“Survei terhadap lebih dari 500.000 orang di 16 kota menunjukkan bahwa mereka yang minum Anlene memiliki risiko osteoporosis dua kali lebih rendah. Lewat kampanye #AktifTanpaBatas di Medan, Jakarta, dan Surabaya, kami ingin mendorong masyarakat tetap aktif dan rutin mengonsumsi Anlene dua kali sehari,” ujarnya.

Figur publik Arumi Bachsin yang turut hadir mengaku terinspirasi dengan antusiasme warga Surabaya, terutama banyaknya peserta yang mengajak orang tua mereka berjalan bersama.

“Kita bisa tetap aktif tanpa batas usia jika menjaga tulang, sendi, dan otot. Semoga kampanye ini mendorong keluarga Indonesia untuk membiasakan diri bergerak sejak dini,” kata Arumi.

Scroll to Top