News

143,9 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026

27 Mar 2026 by Author
photo

JAKARTA, 14 MARET 2026 – Pemerintah terus mematangkan persiapan arus mudik dan balik Idulfitri 2026 guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. Berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari penyediaan armada transportasi hingga pengamanan terpadu melalui Operasi Ketupat 2026 yang melibatkan ratusan ribu personel gabungan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa hasil survei pergerakan masyarakat pada periode Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,6 persen dari total penduduk Indonesia.

Menurut Dudy, angka tersebut memang sedikit menurun sekitar 1,75 persen dibandingkan hasil survei pada 2025 yang mencapai sekitar 146 juta orang. Namun pengalaman tahun lalu menunjukkan realisasi pergerakan masyarakat justru melampaui hasil survei.

“Pada 2025 realisasinya mencapai sekitar 154 juta orang. Artinya mobilitas masyarakat saat Lebaran berpotensi lebih tinggi dari angka survei,” ujar Dudy dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).

Dari sisi moda transportasi, mobil pribadi masih diperkirakan menjadi pilihan utama pemudik dengan jumlah sekitar 76,24 juta orang. Setelah itu disusul pengguna sepeda motor dan bus.

Adapun sejumlah simpul transportasi diprediksi akan menjadi titik kepadatan utama selama arus mudik, di antaranya Bandara Soekarno-Hatta, jalur penyeberangan Merak–Bakauheni, Stasiun Pasar Senen, serta Terminal Pulogebang.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pemerintah telah menyiapkan berbagai moda transportasi. Total armada yang disiapkan antara lain sekitar 31 ribu unit bus, 840 kapal laut, 254 kapal penyeberangan, 372 pesawat, serta 3.687 sarana kereta api.

Selain itu, pemerintah juga kembali menggelar program mudik gratis melalui transportasi darat, laut, dan kereta api yang ditargetkan melayani 113.262 penumpang serta mengangkut 12.140 sepeda motor.

Program mudik gratis juga diperluas untuk masyarakat di wilayah pascabencana di Sumatra, seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan pengamanan arus mudik tahun ini dilakukan melalui Operasi Ketupat 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Operasi tersebut melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi, dengan kepolisian sebagai penanggung jawab utama.

Kapolri menegaskan target pemerintah adalah mempertahankan bahkan meningkatkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik nasional.

“Tahun 2025 tingkat kepuasan masyarakat mencapai 90,9 persen. Target kita adalah mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut,” ujarnya.

Scroll to Top